Jenis Kabel yang Biasa di Gunakan Instalasi Listrik di Rumah

Kabel adalah elemen utama untuk instalasi listrik. Fungsinya untuk menyalurkan listrik ke furnitur yang menggunakan tenaga listrik. Untuk penggunaan di rumah, ada beberapa jenis kabel yang sering digunakan.

Yang pertama adalah kabel NYA, merupakan kabel yang menggunakan lapisan pelindung atau sekat PVC dan menggunakan kawat tunggal. Kabel ini merupakan jenis kabel yang tidak digunakan di dalam tanah. Penggunaannya hanya untuk bagian atas atau udara.

Kedua adalah kabel NYM yang menggunakan pelindung luar PVC dan berwarna putih. Inti kawat atau kebelnya ada dua sampai empat. Masing-masing inti tersebut memiliki lapisan atau pelindung karet lain yang memiliki warna berbeda. Sehingga terlihat seperti kabel HIS jika digabungkan menjadi satu dan diberi sekat putih dan sekat karet.

Kabel ini memiliki sifat yang lebih kuat karena memiliki dua pelindung tersebut. Jika digunakan dengan cara dikubur di dinding, harus menggunakan conduit atau pipa lagi. Sedangkan jika digunakan langsung tanpa saluran tanam sudah tidak dibutuhkan lagi. Namun perlu diingat, walaupun kabel ini bisa digunakan di luar dinding, namun ini bukanlah jenis kabel yang bisa digunakan di luar ruangan. Jadi penggunaannya harus tetap di luar angkasa.

Jenis ketiga adalah Jual Kabel YSLY. Warna yang digunakan selalu hitam dan perisai menggunakan dua insulasi PVC. Maka tidak heran jika kabel jenis ini memiliki kekuatan yang lebih dari kabel lainnya.

Kabel ini bisa digunakan untuk bagian luar ruangan bahkan bisa digunakan atau ditanam ke tanah. Biasanya lampu taman, merkuri dan lampu luar ruangan lainnya menggunakan kabel jenis ini. Dan karena kualitas inilah maka harganya juga paling mahal diantara jenis kabel lainnya.

Sedangkan yang terakhir adalah kabel fiber. Disebut demikian karena inti yang digunakan berupa kabel-kabel kecil yang disatukan sehingga menyerupai serat. Kabel ini menggunakan dua buah inti yang masing-masing menggunakan warna yang berbeda. Penggunaannya untuk lampu yang berukuran kecil dan furniture elektronik yang penggunaan tenaga listriknya menggunakan daya atau energi yang rendah.

Selain kabel, penyaluran tenaga listrik juga menggunakan peralatan lain yang disebut sakelar. Fungsi utamanya adalah untuk mematikan atau menyalakan lampu dan perabot elektronik. Selain itu, sakelar juga digunakan untuk soket atau sambungan kabel seperti kabel roller dan bel.

Sakelar ini terdiri dari dua jenis, yaitu sakelar busur masuk yang dipasang di dalam dinding atau sakelar busur keluar yang terletak di bagian luar dinding. Namun jika dibedakan berdasarkan fungsinya, sakelar dapat dibedakan menjadi sakelar on-off dan sakelar push-on.

Sakelar on-off bekerja dengan cara membuka sambungan listrik pada saat tombol ditekan dalam posisi on atau ON dan akan terputus jika tombol yang ditekan adalah tombol Off atau off. Contoh yang mudah dilihat adalah sakelar untuk soket yang digunakan pada sakelar lampu atau sakelar lampu.

Sedangkan sakelar push on berfungsi melakukan penyambungan listrik pada saat tombol on terus menerus ditekan. Saat tombol on dilepas, sakelar akan secara otomatis memutus arus listrik sehingga posisinya menjadi off.

Sakelar ini juga memiliki tombol tunggal dan tombol ganda. Untuk satu sakelar hanya memiliki satu tombol dan satu saluran input dan output. Sakelar majemuk sedang memiliki lebih banyak tombol dan jumlah saluran keluaran dan masukan disesuaikan dengan jumlah tombol yang tersedia.